My IVF Diary (part 4) – Diet Sehat Persiapan OPU

25 November 2019

Selamat hari guru! Dan aku sendu karena harus merayakan hari ini di rumah sakit. Pekan ini sebetulnya ada pentas drama kelas 11, tapi aku akan banyak melewatkan pentasnya karena akan ke RS terus.

Pagi sebelum berangkat Heru masak salmon, hadiah buatku yang mual terus rasanya setiap pagi. Ohya, salmon ini salah satu makanan rekomendasi untuk sering dikonsumsi selama program IVF. Diet selama IVF mudah sebetulnya, walau kadang kangen sama beberapa makanan pantangan. Oh, tahu krispi… Oh, yogurt bluberi…

Salmon panggang dan brokoli wortel rebus. Nasi beras hitam cuma buatku. Heru nggak doyan.

Pantangan: kopi, teh, dan apapun yang mengandung kafein. Segala jenis kacang (kacang hijau, kacang tanah, dll., kecuali almond). Tahu, tempe, tauco, susu soya, susu kedelai, cokelat, yogurt. Alkohol dan rokok.

Anjuran: Minum air mineral sehari minimal 3 liter. Menjaga suhu tubuh normal. Makan makanan protein tinggi. Banyak olahraga ringan.

Makanan rekomendasi: Ikan laut (salmon, tuna, gindara). Putih telur 2-3 butir per hari. Brokoli, wortel, tomat, dan semua sayuran dengan vitamin C tinggi. Buah naga, semangka, jeruk manis, dan semua buah yang bervitamin C tinggi.

Sarapan paling gampang. Buah naga kerok sendok. Jeruk peras hangat 500 ml buat berdua.
Telur rebus tiga butir tambah brokoli tumis butter cabai bawang putih.

Bekal buat ke sekolah. Overnight muesli with almond and chia, siram susu tawar. Tambah mangga manis.

Persiapan OPU

Usai cek tensi, suster langsung ajak aku ke lab untuk ambil darah lagi sebanyak satu tabung, untuk mengecek hormon estradiol dan progesteron.

Setelah itu, nggak lama kami langsung ke ruang dokter dan kembali USG. Diperiksa seberapa siap telur yang ada. Dokter Wisnu bilang, ada enam yang berpotensi. Jadi malam nanti harus suntik pemecah telur Ovidrel, sekaligus minum tablet Mefenamic Acid.

Trigger injection. Suntik bentuk pen gini enak banget dipakainya. Gak sakit.

Sebelum pulang, muridku mengirim video boomerang mereka usai pentas drama. Huahh, tiba-tiba nangis dong. Sebulan menyiapkan drama mereka, tapi pas hari H aku nggak bisa nonton. ☹ Tapi hidup ya gitu, harus banyak milih dan terima rasanya. Ya.

Siang itu kami pun pulang dan hampir kehujanan.

Info tambahan untuk referensi

Sebelum OPU nanti, kami harus melunasi biaya prosedur di awal. Jadi, ini biaya yang dikeluarkan pada kunjungan keempat.

USG dan konsultasi dokter + cek darah progesteron dan estradiol + obat + paket IVF end year phase 1-3 = Rp. 36.780.000

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.